|
|
|
| Written by Administrator | |
| Saturday, 27 February 2010 20:00 | |
![]() Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW biasanya hanya diisi dengan kegiatan pengajian dan ceramah keagamaan. Namun peringatan kali ini di SMA Negeri 4 Purwokerto, juga diisi dengan pertunjukkan wayang kulit. Selain sebagai media dakwah, pertunjukan wayang juga bertujuan untuk melestarikan seni budaya daerah. Pengajian yang diikuti seluruh siswa, guru dan karyawan SMA Negeri 4 Purwokerto ini berbeda dari peringatan maulid nabi pada umumnya. Jika biasanya maulid nabi hanya diisi dengan kegiatan pengajian atau ceramah keagamaan, tetapi pada kesempatan kali ini para jama'ah juga disuguhi pertunjukkan wayang kulit, selain ceramah keagamaan. Pertunjukan wayang kulit sengaja disisipkan agar para siswa dan guru tidak merasa jenuh. Sedangkan kisah lakon wayang bernuansa religius dan dibawaan dengan bahasa yang ringan dan lucu. Dalam dialognya Ust. Yusuf Haryadi,SPdi yang berlaku sebagai dalang kerap sekali menyisipkan pesan - pesan tentang keteladanan perjuangan Nabi Muhammad SAW. Menurut dalang Ust. Yusuf, wayang kulit digunakan sebagai media dakwah. Tidak ubahnya seperti yang dilakukan para wali 9 dalam menyebarkan agama Islam. Guru Seni dan Budaya SMA Negeri 4 Purwokerto Drs.Agus Riyanto pun mengatakan bahwa Pertunjukan wayang juga dilakukan untuk melestarikan wayang kulit. Pengajian dalam rangka memperingati maulid nabi besar Muhammad SAW yang dikemas dalam pagelaran wayang kulit ini dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2010 mulai pukul 08.00 sampai 11.00 yang bertempat di SMAPHA Grandstand. Dengan adanya pengajian ini diharapkan seluruh siswa dan guru SMA Negeri 4 Purwokerto dapat meneladani kisah Rasulullah Muhammad SAW. |
|
| Last Updated ( Saturday, 27 February 2010 22:52 ) |
















