|
Written by Administrator
|
|
Thursday, 29 April 2010 07:39 |
 Assalamu'alaikum wr.wb. yth. ibu Kepala SMA Negeri 4 Purwokerto beserta Bapak Ibu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. dengan mengucap syukur alhamdulillah, dalam kesempatan ini kami sebagai salah satu wali murid kelas XII IPA 3 atau mungkin bisa mewakili seluruh wali murid kelas XII, izinkanlah dengan segala kerendahan hati menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas segala bimbingan yang telah diberikan kepada anak kami selama 3 tahun, semoga semua yang telah dicurahkan senantiasa menjadi amal ibadah bagi bapak ibu dan senantiasa mendapat ridho Allah SWT.
Akhirnya doa bapak ibu tetap kami mohonkan, agar anak kami dapat meraih cita-cita dan harapan,mohon maaf atas kekhilafan kami. wassalamu'alaikum wr.wb. |
|
Last Updated ( Thursday, 29 April 2010 08:12 )
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 19 March 2010 20:02 |
|
.. |
|
Last Updated ( Tuesday, 27 April 2010 07:35 )
|
|
Written by Administrator
|
|
Wednesday, 10 March 2010 08:51 |
 Banyak hal yang dilakukan oleh sekolah untuk mendongkrak agar nilai UN lebih baik. Tidak hanya sekolah-sekolah, pemerintah daerahpun baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota melakukan berbagai terobosan, sehingga daerah yang bersangkutan akan memperoleh peringkat terbaik. Memperhatikan standar kelulusan yang ditentukan Badan Standararisasi Nasional Pendidikan (BSNP) pada UN setiap tahunnya terus meningkat, hal ini dirasa cukup berat. Oleh karena itu, sekolah selaku pengemban tugas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melakukan berbagai upaya agar siswanya mampu mencapai kriteria kelulusan tersebut. Upaya yang dilakukan sekolah dalam mempersiapkan siswa antara lain mengadakan bimbingan belajar, les, remedial, try out UN. Bahkan, membagikan standar kompetensi lulusan dan ruang lingkup materi yang diujikan kepada siswanya yang akan menghadapi UN. Salah satunya adalah SMA Negeri 4 Purwokerto atau yang sering dikenal dengan sebutan SMAPHA is the Smart School ini, dalam mempersiapkan siswa siswi yang akan melaksanakan UN pada bulan April, sekolah mengadakan uji coba salam mengerjakan soal-soal Ujian Nasional terdahulu. |
|
Last Updated ( Wednesday, 10 March 2010 09:17 )
|
|
Read more...
|
|
Written by Administrator
|
|
Saturday, 27 February 2010 20:00 |
 Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW biasanya hanya diisi dengan kegiatan pengajian dan ceramah keagamaan. Namun peringatan kali ini di SMA Negeri 4 Purwokerto, juga diisi dengan pertunjukkan wayang kulit. Selain sebagai media dakwah, pertunjukan wayang juga bertujuan untuk melestarikan seni budaya daerah.
Pengajian yang diikuti seluruh siswa, guru dan karyawan SMA Negeri 4 Purwokerto ini berbeda dari peringatan maulid nabi pada umumnya. Jika biasanya maulid nabi hanya diisi dengan kegiatan pengajian atau ceramah keagamaan, tetapi pada kesempatan kali ini para jama'ah juga disuguhi pertunjukkan wayang kulit, selain ceramah keagamaan.
Pertunjukan wayang kulit sengaja disisipkan agar para siswa dan guru tidak merasa jenuh. Sedangkan kisah lakon wayang bernuansa religius dan dibawaan dengan bahasa yang ringan dan lucu.
Dalam dialognya Ust. Yusuf Haryadi,SPdi yang berlaku sebagai dalang kerap sekali menyisipkan pesan - pesan tentang keteladanan perjuangan Nabi Muhammad SAW. Menurut dalang Ust. Yusuf, wayang kulit digunakan sebagai media dakwah. Tidak ubahnya seperti yang dilakukan para wali 9 dalam menyebarkan agama Islam. |
|
Last Updated ( Saturday, 27 February 2010 22:52 )
|
|
Read more...
|
|
Written by Administrator
|
|
Friday, 05 February 2010 13:29 |
 Malang nian nasib Kakek Miswan ini. Tubuhnya yang renta harus kehilangan pekerjaannya karena becaknya dicuri orang di Pasar Wage, Purwokerto.
Kakek Miswan mengetahui becaknya lenyap di Pasar Wage, kemarin (3/2/2010). Saat itu dia mengantar sayur-mayur ke pasar terbesar di kota tersebut. Usai bongkar muat di dalam pasar, Miswan pun menuju becaknya.
"Nah saat keluar pasar, eh becaknya enggak ada," ujar warga Purwokerto, Rakhmat Basuki.
Miswan ditemukan berjalan sendirian mencari becaknya keliling Purwokerto oleh teman Rakhmat. Selain sendirian, Miswan ditemukan tanpa membawa uang sepeser pun.
Kakek Miswan mengaku takut untuk pulang ke rumah dan menemui majikan pemilik becaknya. Nah, rekan Rakhmat yang saat itu bersama dengan beberapa temannya pun patungan yang terkumpul sekitar Rp 50 ribu untuk bekal Miswan mencari becak. |
|
Last Updated ( Saturday, 27 February 2010 23:43 )
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |